Aug 16, 2016 / by Tim HPD Pimnas / No Comments

Judul PKM : KETAPEL (Konveyor Penyortir Apel) Berbasis Sensor Warna

 

Tujuan : Merancang sistem penyortir otomatis untuk meningkatkan nilai ekonomis pada buah apel

Nama Mahasiswa : Lazuardi Widya Susilo, Febyan Dimas Pramanta, Muhammad Rizal Fahmi, Edi Sutanto, Mohammad Rizky Kurniawan

Nama Pembimbing : Drs. Slamet Wibawanto, M.T.

Nama Perguruan Tinggi : Unversitas Negeri Malang

Kategori PKM : PKM-KC

 

Deskripsi PKM :

Saat ini sistem sortir pada buah apel pada umumnya masih konvensional yaitu dengan mengandalkan kecepatan tangan. Terkadang sistem sortir yang masih tradisional ini menimbulkan permasalahan. Sebagai komoditas utama, dirasa perlu adanya alat canggih untuk mempercepat penanganan produksi apel dari hilir. Selain itu juga dapat meningkatkan nilai ekonomis dari buah apel dan memanfaatkan perkembangan teknologi yang sudah semakin maju.

Berawal dari itu, mahasiswa Universitas Negeri Malang mengembangkan alat sortir apel dengan keunggulan lebih. Alat ini bernama KETAPEL (Konveyor Penyortir Apel). Berkat inovasi ini mereka lolos ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional XXIX (Pimnas ke-29) di Institut Pertanian Bogor (IPB).

Berbeda dengan alat sortir yang lain, KETAPEL memiliki dua fungsi sekaligus yaitu sebagai penyortir warna dan penyortir ukuran buah apel. Hal ini karena pada KETAPEL dilengkapi dengan dua sensor yaitu sensor warna dan sensor ukuran.

“Sebenarnya KETAPEL ini awalnya hanya bisa menyortir buah apel dari warna yaitu merah atau hijau. Tapi setelah disimulasikan, ternyata diperlukan juga me-sortir berdasarkan ukurannya” terang salah satu anggota tim saat diwawancara tim Humas Publikasi dan Dokumentasi (HPD) Pimnas ke-29 di Pameran Poster (9/8).

Cara kerja alat ini cukup mudah, cukup dengan memasukkan buah apel ke dalam hopper, kemudian apel dengan sendirinya akan tersortir menjadi buah apel hijau dan buah apel merah serta buah apel hijau berukuran kecil dan besar.

Sebagai alat yang pasti dibutuhkan masyarakat, terutama pengepul buah apel, KETAPEL memiliki potensi khusus karena sistem yang terkontrol secara otomatis, mudah penggunaannya, ekonomis dan ramah lingkungan. Harapannya alat ini dapat membantu kinerja para petani dan pengepul buah apel dalam meningkatkan nilai jual buah apel.