Sep 05, 2016 / by Tim HPD Pimnas / No Comments

Judul : Potensi Ekstrak Cabai (Capsicum annuum) sebagai ANTI Staphylococus aureus Multiresisten Antibiotik Penyebab Mastitis Subklinis pada Kambing Peranakan Etawa Secara In Vitro

 

Tujuan : Membuktikan Potensi Ekstrak Cabai (Capsicum annuum) sebagai Anti S.aureus Multiresisten Antibiotik

Nama Mahasiswa : Veronica Sawitri Dyah Larasati, Dewi Rahmawati, Fera Dwi Aryanti, Giovani Meyrza Oka Putra Caesar, Rurin Okta Zuana

Nama Pembimbing : Prof.Dr.drh. Siti Isrina Oktavia Salasia

Nama Perguruan Tinggi : Universitas Gadjah Mada

Kategori PKM : Penelitian Eksakta

Deskripsi                     :

Para peternak sapi perah dan kambing Peranakan Etawa (PE) mengalami kerugian ekonomi akibat penyakit mastitis yang disebabkan oleh Staphylococcus aureus. Ancaman semakin meningkat karena Bakteri Staphylococcal resisten terhadap berbagai macam antibiotik. Di sisi lain, potensi agro di Indonesia khususnya pada produktivitas cabai rawit merah melimpah. Cabai tersebut memiliki kandungan capsaicin yang berpotensi tinggi menjadi alternatif antibiotik pada kasus mastitis yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus.

Penelitian dilakukan pada 50 isolat S. aureus asal susu kambing PE diperoleh dari peternakan rakyat di Desa Cangkringan positif California Mastitis Test (CMT), Sleman, Yogyakarta. Hasil uji statistik dengan One Way Anova terdapat perbedaan yang nyata antara sampel yang mengandung konsentrasi ekstrak cabai 1%, 10%, 50%  dengan konsentrasi 80% dan menunjukkan bahwa ekstrak cabai memiliki potensi dalam menghambat pertumbhan S. aureus penyebab mastitis subklinis. Ekstrak cabai yang paling efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri adalah ekstrak cabai dengan konsentrasi 80%. Sebagai tambahan informasi  aktivitas antimikrobial secara kualitatif diperoleh hasil uji dilusi bahwa bakteri tidak tumbuh mulai konsentrasi 10%, maka dapat dikatakan bahwa minimal inhibitory concentration (MIC) ekstrak cabai yang diuji yaitu pada konsentrasi 10%.

Hasil penelitian ini telah dipublikasikan pada konferensi ilmiah veteriner nasional (Kivnas) ke-14 2016 dan diterbitkan dalam jurnal sain veteriner.*** (Farliani)

Contac Person : 085706975551